Diduga “Kebal Hukum”, Sosok Josua Disebut Jadi Pengendali Mafia Solar di Tondano

Diduga “Kebal Hukum”, Sosok Josua Disebut Jadi Pengendali Mafia Solar di Tondano

Minahasa –Sidik-Investigasi.com

Dugaan praktik penyelewengan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar kembali mencuat di Kabupaten Minahasa. Salah satu nama yang disebut-sebut masyarakat lapangan adalah Josua, yang diduga menjadi salah satu penggerak besar aktivitas ilegal tersebut di wilayah Tondano dan sekitarnya.

Informasi yang diterima dari beberapa sopir serta warga sekitar menyebutkan bahwa Josua diduga memiliki banyak kendaraan operasional yang digunakan secara bergantian untuk mengambil solar bersubsidi di sejumlah SPBU. Selain itu, ia juga disebut memiliki tiga buah tandon/drum besar sebagai tempat penampungan, dengan lokasi yang diduga berada di area galian C.

Para sopir yang sering mengantre solar mengaku merasa dirugikan karena pembelian BBM bersubsidi diduga tidak berjalan sesuai Standard Operating Procedure (SOP) Pertamina. Mereka menilai adanya praktik permainan oleh oknum-oknum tertentu yang membuat solar sulit didapatkan masyarakat umum yang benar-benar membutuhkan.

“Kami berharap semua SPBU di Minahasa bisa melayani sesuai SOP Pertamina. Jangan ada lagi kendaraan-kendaraan yang diduga milik mafia solar yang diprioritaskan, sementara kami antre berjam-jam tidak kebagian,” ujar salah satu sopir yang enggan disebutkan namanya.

Masyarakat juga meminta Kapolres Minahasa untuk turun tangan serius menindaklanjuti dugaan jaringan mafia solar ini. Mereka berharap aparat penegak hukum tidak “tutup mata” terhadap laporan dan keluhan masyarakat.

“Kami minta Kapolres Minahasa bisa bertindak tegas dan menangkap Josua jika memang benar terlibat. Solar subsidi itu hak rakyat, bukan untuk dipermainkan oleh oknum yang diduga kebal hukum,” tambah warga lainnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada konfirmasi resmi dari pihak kepolisian maupun Pertamina terkait dugaan tersebut. Masyarakat berharap ada penindakan dan pengawasan lebih ketat di seluruh SPBU di Minahasa agar distribusi BBM bersubsidi berlangsung adil dan sesuai peruntukan.

(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *