Alun-Alun Kota Probolinggo Terendam Banjir, Masyarakat Desak Pemerintah Bertindak

Probolinggo, sidik-investigasi.com – Probolinggo, 11 Januari 2026 – Kawasan Alun-Alun Kota Probolinggo terendam banjir setelah hujan deras mengguyur kota tersebut. Ketinggian air mencapai lutut orang dewasa, membuat aktivitas warga terganggu dan memunculkan kekecewaan publik.

Alun-Alun Kota Probolinggo yang baru saja diresmikan dan dibuka untuk masyarakat, ternyata belum mampu menampung genangan air hujan. Area utara alun-alun, tepatnya di sekitar depan Stasiun Kereta Api, serta sisi timur di kawasan depan Perpustakaan Probolinggo menjadi titik terparah.

Masyarakat mempertanyakan kualitas proyek revitalisasi alun-alun yang menelan anggaran sekitar Rp4 miliar. “Kalau hujan sedikit saja sudah seperti kolam. Ini alun-alun baru, bukan kawasan lama yang infrastrukturnya sudah uzur,” ujar Ferdi, seorang pengunjung.

Kritik yang mengemuka tidak hanya soal estetika, tetapi menyentuh aspek perencanaan dan kualitas pekerjaan. Masyarakat mempertanyakan apakah sistem drainase telah dirancang berbasis analisis hidrologi yang memadai, apakah elevasi kawasan sudah disesuaikan, serta apakah pengawasan proyek berjalan optimal.

Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi yang komprehensif dari Pemerintah Kota Probolinggo terkait penyebab genangan dan langkah teknis yang akan diambil. Ketiadaan penjelasan ini justru memperkuat spekulasi dan kekecewaan di ruang publik.

Pengamat tata kota menilai, persoalan banjir di kawasan proyek baru umumnya mengindikasikan adanya problem pada tahap perencanaan atau pelaksanaan. Bisa berupa kapasitas saluran yang tidak memadai, kesalahan kontur, hingga penutupan daerah resapan yang tidak diimbangi dengan sistem drainase buatan yang efektif.

Masyarakat berharap pemerintah segera mengambil tindakan nyata, mulai dari normalisasi saluran, perbaikan kontur, hingga rekayasa ulang sistem drainase jika diperlukan. “Kami tidak ingin melihat alun-alun ini menjadi kolam dadakan setiap kali hujan turun,” ujar seorang warga.

Pemerintah Kota Probolinggo harus bertanggung jawab atas kualitas proyek revitalisasi alun-alun dan memastikan bahwa ruang publik ini dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Masyarakat akan terus memantau dan menuntut fungsi negara dijalankan secara kon.

*UPDATE:* Masyarakat Probolinggo terus memantau situasi dan menuntut pemerintah untuk segera mengambil tindakan. Kami akan terus memantau perkembangan kasus ini dan memberikan informasi terbaru.


Penulis : H.Candra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *