Hidayat Riadi Manik Nahkoda Baru PMI Aceh Singkil 2025-2030: Siap Tingkatkan Kapasitas Relawan dan Pelayanan Kemanusiaan
ACEH SINGKIL, sidik-Invedtigasi.com
Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Aceh Singkil secara resmi memiliki kepemimpinan baru! Hidayat Riadi Manik, S.H., telah dilantik sebagai Ketua PMI Kabupaten Aceh Singkil untuk masa bakti 2025-2030. Pelantikan khidmat ini berlangsung di Pendopo Bupati Aceh Singkil, Senin (23/6/2025), menandai era baru bagi organisasi kemanusiaan ini dalam memperkuat misi kemanusiaan di Bumi Syekh Abdurrauf As-Singkili.
Dukungan Penuh dari Berbagai Elemen Masyarakat
Acara pelantikan menjadi sorotan publik dengan kehadiran berbagai tokoh penting. Bupati dan Wakil Bupati Aceh Singkil, Ketua PMI Provinsi Aceh beserta rombongan, Ketua DPRK Aceh Singkil, serta seluruh jajaran Forkopimda (Dandim 0109, Kapolres, Kepala Kejaksaan Negeri, Ketua Pengadilan Negeri, Ketua Mahkamah Syariah Singkil) turut hadir memberikan dukungan
Tak hanya itu, Kepala Kakemenag Aceh Singkil, Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Singkil, Sekretaris Daerah, para Asisten/Staf Ahli Bupati, Kepala SKPK, Kepala Lembaga Keistimewaan, Kepala Instansi Vertikal, Camat, Kepala Bagian, perwakilan pimpinan perbankan (Bank Aceh Syariah dan BSI), pimpinan perusahaan perkebunan besar (PT. Astra, Socfindo, Nafasindo, Rundeng Persada, Ensem), Direktur Perumda, Ketua PGRI, perwakilan komunitas, tokoh agama, masyarakat, pemuda, insan pers, serta seluruh pengurus dan relawan PMI memadati lokasi, menunjukkan soliditas dan dukungan penuh terhadap kepengurusan baru.

Kombinasi Apik Pengalaman dan Semangat Muda dalam Kepengurusan
Di bawah komando Hidayat Riadi Manik, PMI Aceh Singkil membentuk susunan kepengurusan yang strategis dan dinamis. Dewan Penasihat dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Singkil, sementara Dewan Pembina diketuai oleh Edy Widodo, S.KM., M.Kes., didampingi anggota berpengalaman seperti Mursal Yusuf, S.KM., M.Kes., Sariman, S.P., Decroly Tumangger, Jalaluddin, dan Zainal Abidin Kataren.

Untuk kepengurusan harian, Hidayat Riadi Manik, S.H., akan didampingi oleh:
Ketua Bidang Organisasi: Misbah Chusolih, S.KM.
Ketua Bidang Penanggulangan Bencana: Darwis, S.T.
Ketua Bidang Kesehatan, Sosial, dan Pelayanan Darah: Pandrik Eraliesa, S.KM.
Ketua Bidang Anggota, Relawan, dan Diklat: Fardi Akwin
Ketua Bidang Pengembangan Sumber Daya, Kerja Sama, dan Kemitraan: Khairul Ahyana, S.Pd.
Sekretaris: Rahmad Hidayat Munandar, S.IP.
Wakil Sekretaris: Ubaidah, S.Kom.
Bendahara: Ali Akbar
Kepengurusan ini juga diperkuat oleh anggota-anggota lain seperti dr. Mifthahul Ma’arifi, Herman Susanto, S.E., Mazperdian Palka, S.T., Agusriadi, S.Kom., Eka Pratama Berutu, dan Akmal, S.P. Kombinasi apik antara pengalaman dan energi baru ini diharapkan menjadi kunci sukses PMI Aceh Singkil di masa mendatang.
Empat Pilar Utama PMI Aceh Singkil untuk Lima Tahun ke Depan.

Dalam pidato perdananya, Hidayat Riadi Manik menyampaikan rasa terima kasih atas amanah yang diemban. Ia menegaskan, “PMI bukan sekadar organisasi, PMI adalah simbol kepedulian, solidaritas, dan kekuatan kemanusiaan yang hadir di setiap krisis, bencana, dan penderitaan masyarakat.”
Untuk masa bakti 2025-2030, Hidayat Riadi Manik memaparkan empat fokus utama yang akan menjadi prioritas PMI Aceh Singkil:
Peningkatan Kapasitas Relawan dan Generasi Muda: Memanfaatkan bonus demografi, PMI akan berinvestasi dalam pelatihan dan pendidikan berkelanjutan bagi relawan, mempersiapkan mereka sebagai garda terdepan kemanusiaan.
Penguatan Jaringan dan Kolaborasi: PMI akan intensif menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil, lembaga swasta, perusahaan perkebunan, dan organisasi masyarakat. “PMI tak akan mampu memberikan pelayanan terbaik tanpa kolaborasi dan bantuan dari semua stakeholder,” tegasnya.
Peningkatan Kualitas Pelayanan: Fokus utama akan diberikan pada peningkatan kualitas layanan PMI, khususnya dalam bidang donor darah dan penanggulangan bencana, dua aspek krusial dalam respons kemanusiaan.
Peningkatan Kesadaran Masyarakat: PMI akan proaktif meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya peran PMI serta urgensi menjadi donor darah sukarela, membangun budaya kepedulian di tengah masyarakat.
Ajakan Kolaborasi untuk Aceh Singkil yang Lebih Tangguh
Hidayat Riadi Manik menyadari bahwa tantangan di depan tidaklah ringan. Namun, dengan semangat gotong royong, kerja kolektif, dan ketulusan melayani, ia optimis PMI akan terus menjadi pelita harapan bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Saya mengajak semua pihak—pemerintah, swasta, akademisi, media, dan masyarakat—untuk bergandeng tangan bersama PMI. Mari kita satukan niat, langkah, dan sumber daya untuk menjadikan Aceh Singkil lebih tangguh, lebih peduli, dan lebih berkolaborasi dalam program kemanusiaan,” ajaknya.
Menutup sambutannya, Hidayat Riadi Manik menegaskan, “PMI hadir untuk semua, tanpa membeda-bedakan.
PMI adalah rumah besar kemanusiaan, dan rumah ini akan semakin kuat jika kita membangunnya bersama.”
Dengan kepengurusan baru ini, PMI Kabupaten Aceh Singkil siap melangkah maju, memperkuat komitmen kemanusiaan, dan memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat Aceh Singkil.{*}
Pewarta : Khalikul Sakda
