Batik Kuansing Menjadi Hasil Karya Terbaik Warga Binaan Lapas Teluk Kuantan

TelukKuantan, Sidik-Investigasi.Com – Pembinaan kemandirian di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Teluk Kuantan terus menunjukkan hasil positif, salah satu bentuknya terlihat dalam kegiatan pelatihan keterampilan membatik dan pembuatan keset kaki yang digelar pada Kamis pagi (07/08/2025) bertempatan diruang giatja.

Dalam kegiatan tersebut, enam orang warga binaan pemasyarakatan (WBP) secara aktif terlibat dalam proses membatik dan membuat keset kaki. Yang merupakan bagian dari program pembinaan kerja, dibawah pengawasan langsung Kepala Sub Seksi Giatja. Para WBP dibimbing untuk menghasilkan karya yang tidak hanya bernilai seni tetapi juga memiliki potensi ekonomi.

Dari berbagai produk yang dihasilkan, batik khas kuansing menjadi karya yang paling menonjol. Motif-motif lokal yang dituangkan dengan teknik manual memberikan ciri khas kuat terhadap identitas budaya daerah, hasil karya ini bahkan direncanakan untuk dipasarkan keluar lapas sebagai bentuk nyata dari pembinaan produktif.

Kepala Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan, Wiwid Feryanto Rahadian A.Md.IP.S.H menyampaikan apresiasi atas semangat dan kedisiplinan para warga binaan. Beliau menegaskan bahwa kegiatan berjalan dengan aman, tertib dan kondusif. Serta menjadi bukti nyata bahwa proses pembinaan didalam Lapas mampu mencetak individu yang lebih terampil dan siap kembali ke masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Lapas Teluk Kuantan menegaskan komitmennya dalam menjalankan fungsi pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada kedisiplinan. Tetapi juga pemerdayaan dari produktivitas berbasis potensi lokal.

Kabiro Kota Pekanbaru – Ayu Amelia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *