Diduga Kelengkapan Berkas Kendaraan Baru Jadi Alibi Pungli, Warga Diminta Tambahan Dana Rp 520.000 – Rp 550.000
Tondano – Sidik-investigas.com
Dugaan praktik pungutan liar (pungli) kembali mencuat di wilayah Tondano. Sejumlah warga mengeluhkan proses pengurusan berkas kendaraan baru yang dinilai dipersulit.

Menurut keterangan warga, pihak terkait kerap menjadikan alasan kelengkapan berkas sebagai dalih untuk meminta tambahan dana. Besaran yang diminta pun tidak sedikit, berkisar antara Rp 520.000 hingga Rp 550.000 per berkas kendaraan baru.
“Sebenarnya berkas kami sudah lengkap, tapi masih saja dibilang ada yang kurang. Kalau mau cepat selesai, katanya harus tambah uang,” ungkap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
– berkas di tahan oleh kasat lantas dengan alasan kurang lengkap
– berkas yang kurang lengkap sudah dirapatkan perwakilan dealer dengan kapolres dan sudah di acc kapolres apalagi sudah di daftarkan di polda terlebih dahulu
– adanya pembangkangan terhadap hasil rapat dan perintah kapolres
– kelengkapan berkas menjadi alibi utk meminta tambahan dana (pungli) sebesar 520.000 – 550.000 / berkas kendaraan baru
– berkas ada yang sudah 3 minggu tidak diproses-proses padahal dana PNBP sudah diserahkan
– imbas karna perbuatan kasat lantas maka bawahannya yang sudah baik di pindahkan karna tidak mau mengikuti perintah beliau
– dengan ditahannya berkas maka pembayaran BBN 1 terhambat dan berdampak pada Pendapatan Asli Daerah yg sebagian besar berasal dari pajak ranmor
– dugaan pungli kasat lantas dapat menghambat pembangunan di prov sulut terlebih khusus di kabupaten Minahasa
– kiranya pak kapolda dan dirlantas bisa mengatensi masalah ini karna menyangkut pajak untuk pembangunan yg akan terhambat
Praktik semacam ini meresahkan masyarakat, terlebih biaya resmi sudah ditentukan dalam aturan. Warga pun berharap pihak berwenang segera melakukan investigasi dan menindak tegas oknum yang terlibat.
Redaksi Team
