Probolinggo,sidik-investigasi.com – Probolinggo, 18 April 2026 – Rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Probolinggo (Harjakpro) tahun ini mendapat apresiasi dari kalangan pelaku usaha mikro. Ketua Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKLI) Kabupaten Probolinggo, Moh Zaini, beserta anggota menyampaikan terima kasih kepada Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Probolinggo yang telah memberikan ruang bagi UMKM binaan untuk ikut serta meramaikan acara.
Ucapan terima kasih tersebut secara khusus ditujukan kepada Kepala DKUPP, Bapak Sugeng, dan Kepala Bidang, Bapak Aditya, yang dinilai telah membuka akses bagi pedagang kaki lima untuk berpartisipasi langsung dalam agenda tahunan Pemkab Probolinggo.
“Kami atas nama seluruh anggota APKLI mengucapkan terima kasih kepada Bapak Sugeng dan Bapak Aditya dari DKUPP. Anggota kami diberi tempat untuk berjualan dan ikut memeriahkan Harjakpro. Ini bentuk keberpihakan nyata kepada UMKM,” ujar Moh Zaini saat ditemui di Alun-Alun Kraksan, Jumat (18/4/2026).
Menurut Zaini, pelibatan PKL dan UMKM dalam acara Harjakpro bukan hanya soal kesempatan berjualan, tetapi juga pengakuan bahwa sektor informal memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi daerah. Puluhan lapak UMKM binaan APKLI tampak memadati sisi Barat Alun-Alun Kraksan, menjajakan beragam produk mulai dari kuliner khas Probolinggo, kerajinan, hingga minuman kekinian.
Kepala DKUPP Kabupaten Probolinggo, Bapak Sugeng, membenarkan bahwa pihaknya memang sengaja memberikan tanggung jawab partisipasi Harjakpro kepada APKLI. “Saya memberikan tempat dan tanggung jawab sepenuhnya untuk partisipasi dan memeriahkan acara Harjakpro kepada Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKLI),” ujar Bapak Sugeng.
Sugeng menambahkan, langkah ini diambil agar perayaan hari jadi tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga memberi dampak ekonomi langsung ke masyarakat bawah. “Harjakpro ini milik semua warga Probolinggo. PKL dan UMKM adalah bagian dari kita. Kalau mereka dilibatkan, perputaran uang jalan, suasana juga lebih meriah,” jelasnya.
Kabid di DKUPP, Bapak Aditya, menambahkan bahwa pihaknya melakukan kurasi sederhana untuk memastikan produk UMKM yang tampil memiliki standar kebersihan dan kualitas. “Kami koordinasi dengan Pak Zaini dan pengurus APKLI. Alhamdulillah berjalan tertib dan pengunjung juga antusias,” kata Aditya.
Antusiasme pengunjung terlihat sejak sore hari. Banyak warga yang datang ke Alun-Alun Kraksan tidak hanya untuk menyaksikan hiburan, tetapi juga berburu kuliner dari stand UMKM. Salah satu pengunjung, Rina (32), mengaku senang dengan banyaknya pilihan jajanan. “Jadi sekalian nonton acara, sekalian jajan. Harganya juga terjangkau,” ujarnya.
Moh Zaini berharap model kolaborasi antara DKUPP dan APKLI ini bisa berlanjut di event-event besar lainnya milik Pemkab. Ia menyebut, ketika diberi ruang dan kepercayaan, PKL mampu menjaga ketertiban, kebersihan, dan ikut menyukseskan acara.
“Kami siap ditata, siap jaga kebersihan, dan siap meramaikan. Asal dikasih kesempatan. Terima kasih sekali lagi untuk Pak Sugeng dan Pak Aditya,” tutup Zaini.
Hingga berita ini diturunkan, rangkaian Harjakpro di Alun-Alun Kraksan masih berlangsung dan dijadwalkan berakhir pekan ini. DKUPP mencatat ada lebih dari 40 UMKM binaan APKLI yang difasilitasi lapak selama acara.
penulis : H. Candra/ moch zaini
