Sidik-investigasi.com – Bangkinang – Pada Kamis, 19 Maret 2026, suasana khidmat menyelimuti Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bangkinang pada malam terakhir Ramadhan.
Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Alexander Lisman Putra hadir langsung bersama warga binaan untuk melaksanakan salat tarawih berjamaah sekaligus menyampaikan tausiah.
Kegiatan yang berlangsung di masjid lapas tersebut diikuti dengan penuh kekhusyukan. Warga binaan tampak antusias memanfaatkan momen akhir Ramadhan untuk memperbanyak amal dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Dalam tausiahnya, Alexander Lisman Putra menegaskan bahwa Ramadhan merupakan momentum penting untuk memperbaiki diri dan meningkatkan keimanan.
“Ramadhan adalah madrasah kehidupan. Apa yang telah kita latih selama sebulan ini harus mampu kita pertahankan setelah Ramadhan berakhir,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar warga binaan tidak terjebak pada masa lalu, melainkan menjadikannya sebagai pelajaran untuk membangun masa depan yang lebih baik.
“Jangan jadikan masa lalu sebagai penghalang. Di sinilah kita diberi kesempatan untuk berubah dan menata kembali kehidupan ke arah yang lebih baik,” tambahnya.
Menurutnya, keberhasilan Ramadhan tidak hanya diukur dari semangat selama bulan suci, tetapi juga dari keistikamahan dalam menjaga ibadah setelahnya.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama, sebagai bentuk harapan agar seluruh warga binaan dapat menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat setelah kembali ke masyarakat.
#kemenimipasri
#ditjenpas
#mashudi
#gungungunawan
#pemasyarakatanriau
#Maizar
#alexanderlismanputra
#LapasBangkinang
