Pulau-Pulau Terluar Aceh Singkil Dilirik Pusat: Komite II DPD RI dan Kapolres Aceh Singkil Bersama Forkopimda Bersinergi Kembangkan Potensi Maritim
Aceh Singkil, sidik-investigasi.comĀ
Harapan baru bagi pengembangan potensi maritim dan pariwisata di pulau-pulau terluar Kabupaten Aceh Singkil semakin nyata. Minggu (22/6/2025), Komite II Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh Singkil turun langsung ke lapangan untuk melakukan advokasi dan eksplorasi mendalam.
Kunjungan kerja ini merupakan bagian integral dari program nasional yang berfokus pada penguatan wilayah perbatasan dan pemanfaatan potensi kemaritiman Indonesia.
Rombongan Komite II, yang dipimpin oleh tokoh-tokoh penting seperti Azhari Cage (DPD RI Aceh) dan Alfiansyah Komeng (DPD RI Jawa Barat), serta Nadikenita Br Sitepu (Ketua Advokasi Komite II), bersama perwakilan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (Fadli Pratama dan Azami Rasyid) dan Asisten I Pemerintahan Sumatera Utara (Basarin Yunus Tanjung), menyambangi sejumlah pulau strategis.

Pulau Panjang, Pulau Lipan, Pulau Mangkir Gadang, dan Pulau Mangkir Ketek menjadi fokus utama peninjauan. Tujuannya jelas: untuk memahami secara langsung kondisi geografis, kekayaan sumber daya alam, serta potensi besar di sektor pariwisata dan kelautan yang tersimpan di gugusan pulau-pulau tersebut.
Komitmen Keamanan dan Pembangunan Berkelanjutan
Kapolres Aceh Singkil, AKBP Joko Triyono, S.I.K., M.H., menegaskan komitmen penuh jajarannya dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut. Kehadiran beliau bersama Forkopimda menjadi sinyal kuat dukungan terhadap setiap inisiatif pemerintah, baik pusat maupun daerah, yang berorientasi pada pembangunan dan kemajuan Aceh Singkil, khususnya di kawasan kepulauan.

“Kami siap mendukung segala bentuk langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya yang berada di wilayah kepulauan,” ujar AKBP Joko Triyono. Beliau menekankan pentingnya sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat sebagai kunci utama menjaga stabilitas dan membuka gerbang ekonomi baru dari sektor maritim dan pariwisata.

Hasil Kunjungan sebagai Fondasi Kebijakan Pusat
Tim Komite II DPD RI menyampaikan apresiasi tinggi atas sambutan dan dukungan Forkopimda Aceh Singkil. Mereka menggarisbawahi bahwa setiap temuan dan data yang terkumpul selama kunjungan ini akan menjadi bahan pertimbangan krusial dalam perumusan rekomendasi dan kebijakan di tingkat pemerintah pusat. Fokus utamanya adalah pengembangan infrastruktur maritim dan perlindungan kawasan pesisir yang lebih komprehensif.
Selain fokus pada potensi maritim, kunjungan ini juga dimanfaatkan untuk meninjau fasilitas umum yang ada di pulau-pulau tersebut. Diharapkan, hasil nyata dari kunjungan ini akan menjadi katalisator percepatan pembangunan daerah tertinggal dan kontribusi signifikan terhadap pemerataan ekonomi nasional.
Langkah ini menandai babak baru bagi Aceh Singkil dalam mengoptimalkan kekayaan baharinya untuk kesejahteraan masyarakat.[]
Pewarta : Kh Sakda
