Tampil Memukau PDBK Bhakti Luhur Maumere Suguhkan Penampilan Luar Biasa di Hari Disabilitas Internasional 2025

Sikka.NTT. Sidik-Investigasi. Com

Perayaan Hari Disabilitas Internasional ( HDI) tahun 2025 yang digelar SLB Bhakti Luhur Maumere Rabu ( 3/12/2025) berjalan begitu meriah. Peserta Didik Berkebutuhan Khusus ( PDBK) dengan berbagai keistimewaan dan bakat berhasil membawa orang tua dan undangan yang hadir merasakan beragam emosi.

Tampilnya Veronika Meysila Candi Saputri ( 17) peserta didik kelas 12 yang tuna daksa ini melantunkan lagu ” Waktu Tuhan Pasti Baik” dan Fransiskus Alvino ( 17) peserta didik tunagrahita yang kini duduk di kelas 11 membawakan lagu “Ayah” menghipnotis para orang tua dan undangan yang hadir dan mendapat aplaus panjang.

Tak hanya itu anak-anak asuhan Suster ALMA ini menampilkan Fashion Show, Tarian, Puisi, Pantomim dari setiap jenjang SD, SMP dan SMA. Menariknya mereka tampil penuh percaya diri walau terus didampingi guru pembimbing.

Meysil dan Alvino usai tampil dengan suara emasnya kepada media ini mengungkapkan keduanya bercita- cita ingin menjadi penyanyi terkenal. Keduanya pula mengakui kalau dapat tampil di panggung berkat dampingan dari Ibu Guru Maria Dara Sintani.

Butuh 2 sampai 3 bulan

Guru pendamping Meysil dan Alvino dalam bidang tarik suara Ibu Maria Dara Sintani kepada media ini mengakui saat bekerja di SLB Bhakti Luhur Maumere dan mendapat tugas mendampingi dan melatih vokal jadinya bingung.

“Awalnya saya bingung bagaimana cara mendampingi atau melatih vokal pada anak yang rata- rata memiliki hambatan intelektual. Pasti sulit untuk mereka mengerti bahasa- bahasa tentang vokal, artikulasi, istilah terlalu tinggi bagi mereka, ” ujar Ibu Dara akrab disapa.

Tetapi setelah beberapa bulan lanjut Lajang asal Palangkaraya Kalimantan Tengah ini mencoba mempelajari karakter masing-masing dan akhirnya saya menemukan strategi untuk melatih mereka. Satu demi satu lagu yang dilatih sesuai event butuh waktu lama.

“Satu lagu memakan waktu lama untuk berlatih. Butuh waktu dua atau tiga bulan untuk mereka bisa hafal dan butuh chemistry untuk meyakinkan mereka percaya diri dan berani tampil di panggung, “ujar jebolan STIPAS IPI Malang ini.

Untuk Meysil kata Dara sudah pernah mengikuti lomba nyanyi sebelumnya. Hanya kemampuan vokal masih minim. Banyak bagian lagu yang dinyanyikan kurang sesuai. Namun seiring berjalannya waktu akhirnya Meysil bisa menguasai lagu- lagu.

Sedangkan Vino demikian Dara memang berbakat namun kurang percaya diri dan kurang diasah bakatnya. Hari ini Vino tampil perdana. ” Ketika mereka dilatih vokal dan diyakinkan untuk percaya diri mereka akhirnya bisa tampil dengan baik. Tapi butuh waktu dan kesabaran, “ungkap Dara.

Sementara Kepala SLB Bhakti Luhur Maumere Suster Corrie, ALMA pada Peringatan HDI 2025 meminta semua pihak memberikan perhatian lebih khusus kepada para penyandang disabilitas.

” Dukungan dari semua pihak sangat kami harapkan. Hindari perlakuan diskriminasi, bully di lingkungan pendidikan dan masyarakat akan berdampak pada kurang percaya diri PDBK untuk mengembangkan potensinya, “pungkas Suster Corrie.

Reporter. : Yuven Fernandez Sikka NTT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *