Warga Karimun Geram, Judi Berkedok Gelper Kembali Beroperasi Dekat Polres”

Karimun –Sidik-investigasi.com

Gelombang kekecewaan warga Tanjung Balai Karimun kembali mencuat setelah aktivitas perjudian berkedok gelanggang permainan (Gelper) di kawasan Hotel Satria kembali beroperasi hanya dalam hitungan hari usai aksi demonstrasi penolakan beberapa waktu lalu.

Masyarakat menduga adanya pembiaran terhadap praktik perjudian terselubung di Hotel Satria. Berdasarkan hasil investigasi, lantai tiga hotel tersebut digunakan sebagai tempat pemutaran judi Toto Gelap (Togel) jenis Cap Jiki dan Dragon. Penjual kupon judi pun bebas beroperasi di sekitar lokasi tanpa hambatan berarti.

Warga setempat, tokoh masyarakat, serta aparat Polres Karimun menjadi sorotan dalam kasus ini. Dinas Pariwisata Kabupaten Karimun juga disebut-sebut ikut bertanggung jawab, karena memberikan izin usaha kepada Hotel Satria yang diduga disalahgunakan menjadi tempat hiburan malam dan perjudian.

Aktivitas judi dilaporkan kembali berjalan normal dalam waktu 1–3 hari setelah aksi unjuk rasa masyarakat beberapa waktu lalu.

Lokasi perjudian diduga berada di lantai tiga Hotel Satria, yang jaraknya hanya beberapa ratus meter dari Markas Polres Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.²

Warga menilai lemahnya pengawasan serta dugaan adanya perlindungan dari oknum tertentu menjadi penyebab sulitnya penertiban. “Setiap kali ada razia, pemilik Gelper sudah lebih dulu dapat informasi,” ungkap salah seorang warga.

Meski berulang kali dilaporkan, kegiatan judi tersebut tetap beroperasi dengan dalih tempat hiburan atau permainan berhadiah boneka. Warga kini mendesak Polres Karimun, Kapolda Kepri, dan pemerintah daerah untuk mengambil langkah nyata, bukan sekadar janji. Mereka juga meminta agar Kepala Dinas Pariwisata dicopot karena diduga membekingi usaha ilegal tersebut.

Sampai berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Polres Karimun maupun Polda Kepulauan Riau. Warga mengancam akan melaporkan kasus ini langsung ke Mabes Polri bila tidak ada tindakan tegas.

“Ini ujian bagi penegak hukum. Buktikan komitmen memberantas perjudian!” tegas seorang tokoh masyarakat Karimun.

Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *