Probolinggo, sidik-investigasi.com – Probolinggo, 31 Desember 2025 – Pembangunan Gedung MTS SUNAN GIRI di Desa Brabe, Kecamatan Maron, Probolinggo, menuai sorotan karena dugaan penyimpangan dan keterlambatan. Dengan anggaran sebesar 46M, proyek yang seharusnya selesai pada 24 Desember 2025 ini masih belum rampung, memicu kekhawatiran masyarakat.
Masyarakat Desa Brabe mempertanyakan kualitas tukang yang digunakan dalam pembangunan gedung tersebut. “Saya lihat sendiri, tukang yang digunakan tidak sesuai dengan SOP. Mereka tidak memiliki pengalaman yang cukup,” ujar salah satu warga. “Tidak hanya itu, bahan-bahan yang digunakan juga tidak sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan,” tambah warga lainnya.
Pemetaan anggaran juga menjadi pertanyaan besar. “Tidak ada transparansi dalam penggunaan dana, bagaimana bisa proyek sebesar ini tidak selesai tepat waktu?” tanya warga. “Kami ingin tahu, kemana larinya uang 46M itu? Apakah ada yang korupsi?” desak warga lainnya.
Pihak pelaksana proyek tidak merespons saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, menambah kecurigaan masyarakat. “Saya sudah kirim pesan, tapi tidak ada jawaban. Apakah ada yang disembunyikan?” ujar wartawan yang mencoba menghubungi pihak pelaksana.
Tokoh masyarakat Desa Brabe mendesak pemerintah untuk melakukan investigasi dan pengawasan ketat. “Kami tidak ingin ada yang bermain-main dengan dana publik. Pembangunan ini harus sesuai SOP dan selesai tepat waktu,” tegas salah satu warga. “Kami juga meminta kepada Kementerian Agama untuk melakukan audit terhadap penggunaan dana pembangunan ini,” tambah warga lainnya.
Pembangunan Gedung MTS SUNAN GIRI diharapkan menjadi fasilitas pendidikan yang baik bagi masyarakat Brabe. Namun, dugaan penyimpangan dan keterlambatan ini membuat harapan itu menjadi pupus. “Kami ingin anak-anak kami mendapatkan pendidikan yang layak, bukan gedung yang tidak selesai,” ujar salah satu orang tua murid.
Kami akan terus memantau perkembangan kasus ini dan memastikan bahwa pembangunan gedung Sunan Giri di desa Brabe Probolinggo, sesuai dengan SOP dan selesai tepat waktu.
Penulis : H. Candra
