Sidik-investigasi.com – Bangkinang – Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang, memimpin secara langsung apel gelar peralatan untuk penanggulangan Karhutla (Kebakaran Hutan dan Lahan) pada hari Rabu (15/04/2026) pukul 10.30 WIB di Lapangan Apel Mapolres Kampar.
Kegiatan yang bertujuan untuk memastikan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau dan potensi kebakaran ini diikuti oleh berbagai elemen terkait.
Hadir dalam apel tersebut Pejabat Utama (PJU) Polres Kampar, para Kapolsek jajaran, perwakilan Bhabinkamtibmas dari setiap Polsek, personel Polres Kampar, serta perwakilan dari Dinas Damkar dan Dinas BNPB Kabupaten Kampar.
Setelah apel gelar pasukan berlangsung, Kapolres langsung melakukan pengecekan secara detail terhadap seluruh peralatan penanggulangan Karhutla yang dimiliki Polres Kampar dan Polsek jajaran.
Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang, menyampaikan bahwa Kesiapsiagaan menghadapi Karhutla merupakan hal yang sangat krusial, terutama menjelang musim kemarau.
Melalui apel dan pengecekan ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh peralatan penanggulangan kebakaran dalam kondisi prima dan siap digunakan kapan saja diperlukan,” ujar Kapolres Kampar.
Beliau menambahkan bahwa kolaborasi dengan berbagai pihak seperti Damkar dan BNPB menjadi kunci keberhasilan dalam menangani bencana Karhutla.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri dalam menghadapi bencana. Kerja sama yang erat antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi fondasi penting untuk meminimalkan dampak kebakaran hutan dan lahan,” tegasnya.
Dari hasil pengecekan yang dilakukan, seluruh peralatan yang dimiliki oleh Polres Kampar dan 13 Polsek jajaran berada dalam kondisi baik tanpa satupun yang rusak. Total peralatan yang siap siaga meliputi:
– 11 unit mini striker
– 13 unit mesin Robin
– 22 buah selang hisap
– 50 buah selang semprot
– 1 unit keep solo
– 27 buah nozel
Secara rinci, peralatan yang dimiliki setiap unit antara lain:
– Polres Kampar: 3 mini striker, 4 mesin Robin, 7 selang hisap, 20 selang semprot, 7 nozel – semua dalam kondisi baik.
– Polsek Bangkinang Kota: 1 mesin Robin, 1 selang hisap, 1 selang semprot, 1 nozel – kondisi baik.
– Polsek Bangkinang Barat: 1 mesin Robin, 1 selang hisap, 1 selang semprot, 1 nozel – kondisi baik.
– Polsek Kampar Kiri Hilir: 1 mesin Robin, 1 selang hisap, 1 selang semprot, 1 nozel – kondisi baik.
– Polsek Kampar Kiri: 3 mini striker, 1 selang hisap, 5 selang semprot, 1 keep solo, 4 nozel – 3 unit dalam kondisi baik.
– Polsek Perhentian Raja: 3 mini striker, 3 selang hisap, 5 selang semprot, 5 nozel – 3 unit dalam kondisi baik.
– Polsek Tapung: 2 mini striker, 2 selang hisap, 10 selang semprot, 2 nozel – kondisi baik.
– Polsek Tapung Hulu: 1 mini striker, 1 selang hisap, 1 selang semprot, 1 nozel – kondisi baik.
– Polsek Tapung Hilir: 1 mesin Robin, 1 selang hisap, 1 selang semprot, 1 nozel – kondisi baik.
– Polsek Tambang: 1 mini striker, 1 selang hisap, 1 selang semprot, 1 nozel – kondisi baik.
– Polsek XIII Koto Kampar: 1 mesin Robin, 1 selang hisap, 1 selang semprot, 1 nozel – kondisi baik.
– Polsek Siak Hulu: 1 mini striker, 1 mesin Robin, 2 selang hisap, 3 selang semprot, 2 nozel – 2 unit dalam kondisi baik.
Sementara itu, Polsek Kampar belum memiliki peralatan khusus penanggulangan Karhutla, namun pihaknya telah siap untuk bekerja sama dengan unit terkait jika terjadi kebakaran di wilayah hukumnya.
Polres Kampar Kerja sama dengan instansi terkait sangat penting dalam penanggulangan Karhutla.
“Dengan peralatan yang siap siaga dan personel yang terlatih, diharapkan kita dapat menangani setiap kasus kebakaran dengan cepat dan efektif,” ujarnya.
Kegiatan berakhir sekitar pukul 11.30 WIB dengan situasi yang aman dan kondusif. Pihak Polres Kampar menyampaikan bahwa akan terus melakukan pemantauan dan pelatihan rutin untuk memastikan bahwa seluruh personel siap dalam menangani berbagai situasi darurat terkait Karhutla.
Selain itu, juga akan dilakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan.
