Aksi Akbar 1 Muharam 1447 H: Umat Islam Kalbar Bersatu Dalam Solidaritas Kemanusiaan Untuk Palestina Bersama Laskar Pemuda Melayu 1 27 Juli 2025

Sidik.investigasi.com – Pontianak, Kalimantan Barat

Di momentum tahun baru Islam 1 Muharam 1447 H, semangat hijrah membakar tekad masyarakat Kalimantan Barat untuk bersatu menyuarakan keadilan dan membela kemanusiaan. Melalui Aksi Akbar Bela Palestina, masyarakat Pontianak menegaskan bahwa penderitaan rakyat Palestina adalah luka kita bersama.

Acara yang digelar di pusat kota Pontianak ini dibuka oleh tokoh ulama muda Kalimantan Barat, Habib Rizal Alqadri, yang dalam pidatonya menyampaikan:

“Hari ini, di bulan penuh hikmah dan semangat hijrah, kita berkumpul dalam satu barisan, satu suara, dan satu hati. Di bawah langit Pontianak, kami — masyarakat yang peduli kemanusiaan — menyatakan sikap tegas: Kami tidak diam! Kami tidak buta! Kami tidak tuli terhadap penderitaan rakyat Palestina!”

Aksi ini menjadi panggung solidaritas untuk saudara-saudara kita di Gaza dan seluruh tanah Palestina yang hingga kini terus mengalami penjajahan, agresi militer, dan kekerasan tanpa kemanusiaan. Mereka kehilangan tempat tinggal, kehilangan keluarga, dan kehilangan tanah air — tetapi mereka tidak kehilangan harapan.

Aksi ini merupakan hasil sinergi Aliansi Masyarakat Kalimantan Barat yang berkolaborasi dengan berbagai elemen organisasi sosial dan kepemudaan, antara lain:

Pemuda Melayu (LPM)

Majelis Pemuda Islam (MPI)

Badan Aksi Tanggap Insani Kalimantan (BATIK)

Front Persaudaraan Islam (FPI)

Lembaga Penanggulangan Bencana Indonesia (LPI)

Hilal Merah Indonesia (HILMI)

Donasi Kemanusiaan untuk Palestina

Selain sebagai aksi moral dan simbolik, kegiatan ini juga membuka pintu partisipasi masyarakat melalui penggalangan donasi kemanusiaan, yang akan disalurkan secara langsung untuk membantu rakyat Palestina — mencakup bantuan:

• Makanan pokok

• Obat-obatan

• Logistik medis

• Perlengkapan darurat dan sanitasi

Dengan mengusung semangat kemanusiaan lintas batas, dari Kalimantan Barat untuk Palestina, seluruh peserta aksi berharap dunia tidak lagi membisu. Suara kebenaran harus terus dikumandangkan, dan bantuan nyata harus terus digalakkan.

Membela Palestina bukan hanya tugas politik, tapi juga panggilan nurani umat manusia!”

Red/DH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *