LSM Kibar: Jalan Pinogaluman–Dumoga Ambruk, BPJN dan Kasatker Harus Dievaluasi
MANADO,Sidik-investigasi.com
Jalan Pinogaluman–Dumoga yang baru selesai dibangun kini sudah mengalami kerusakan parah hingga ambruk, memicu sorotan keras dari LSM Kibar.
Ketua Investigasi DPP LSM Kibar, Alfrets Inkiriwang, meminta Kementerian PUPR segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Kepala BPJN Sulawesi Utara Handyana, Kasatker Wilayah 2 Rismono, serta PPK Nixon Sayouw.
Pernyataan itu disampaikan Alfrets kepada wartawan di kawasan Tikala, Manado, pada 5 Februari 2026.
“Hasil investigasi lapangan kami menunjukkan pekerjaan dilakukan di bawah standar. Jalan yang baru dibangun sudah ambruk. Ini bukan sekadar masalah teknis, tapi indikasi serius terkait kualitas material dan pengawasan proyek,” tegas Alfrets.
Dugaan Material Tidak Sesuai Spesifikasi
LSM Kibar menilai kerusakan cepat pada jalan tersebut mengarah pada dugaan penggunaan material yang tidak sesuai spesifikasi teknis.
Salah satu temuan yang disorot adalah dugaan praktik pencampuran material yang dinilai tidak masuk akal, yakni satu sak semen dicampur dengan satu dumptruck agregat.
Jika benar terjadi, kondisi itu disebut dapat memengaruhi kekuatan struktur jalan dan menjadi indikasi lemahnya pengawasan pelaksanaan proyek.
“Ini menimbulkan pertanyaan besar soal pengawasan dan akuntabilitas proyek,” lanjut Alfrets.
Minta Audit dan Tindakan Tegas
Alfrets menegaskan bahwa evaluasi bukan hanya untuk mencari kesalahan, tetapi untuk memastikan kualitas infrastruktur publik terjaga serta penggunaan anggaran berjalan sesuai aturan.
“Ini bukan soal menyalahkan siapa pun dulu. Tapi kalau tidak segera ditindaklanjuti, masyarakat yang akan terus rugi,” katanya.
BPJN Belum Beri Klarifikasi
Hingga berita ini diturunkan, pihak BPJN maupun pejabat terkait belum memberikan tanggapan resmi atas desakan evaluasi dan dugaan kualitas pekerjaan tersebut.
Redaksi
