Pemkab Tanimbar Dorong Kemandirian Pemuda Lewat Pelatihan Wirausaha
Larat, Sidik-Investigasi.com
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar terus berupaya mencetak generasi muda yang mandiri dan produktif. Melalui Dinas Pemuda dan Olahraga, pemkab menggelar Pelatihan Penyadaran dan Pemberdayaan Pemuda bagi para pemuda pelopor, wirausaha muda, pemuda pemula, dan kader pemuda tingkat kabupaten/kota tahun 2025.
Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 25 Juni 2025 di Gedung Temarlolan, Larat, Kecamatan Tanimbar Utara, dan secara resmi dibuka oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemuda dan Kesejahteraan Rakyat, Bpk. Somalai Batlayeri, S.STP.
Fokus utama pelatihan tahun ini adalah perbaikan air conditioner (AC) dan tenun turunan, dua bidang yang dinilai potensial dalam membuka peluang kerja dan usaha berbasis kearifan lokal.

Deretan Pejabat dan Tokoh Hadir
Turut hadir dalam kegiatan tersebut:
Bpk. Somalai Batlayeri, S.STP.
Bpk. Poly D.F. Matitaputty, S.Pi (Plt Kadis Pemuda dan Olahraga KKT)
Bpk. Herman Sarwunan, S.E (Kabid Dinas Pendidikan KKT)
Heriyanto Keliduan, S.Sos (Sekcam Tanimbar Utara)
AKP Ams Layan (Kapolsek Tanut)
Serka Yosepus Saa (Perwakilan Danramil 1507-01/Larat)
Serda Anggi (Perwakilan Danposal Larat)
Pdt. Z. Slarmanat, M.Si (Ketua Klasis Tanut)
Ibu Margareta Sampono dan Ibu Maria C. Ametembun (Staf Dispora)
Para pemuda dari seluruh desa di Kecamatan Tanimbar Utara.
Momentum Bangkitkan Semangat Wirausaha Muda.
Dalam sambutannya, Somalai Batlayeri menegaskan pentingnya penguatan peran pemuda di tengah perubahan zaman. Ia menilai kegiatan ini sebagai peluang emas bagi generasi muda untuk menciptakan lapangan kerja melalui usaha-usaha kreatif dan produktif.
“Sekitar 62% penduduk Indonesia adalah generasi muda. Artinya, pembangunan bangsa sangat ditentukan oleh kualitas dan inisiatif pemuda hari ini,” ujar Batlayeri.
Ia berharap para peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh agar ilmu dan keterampilan yang diperoleh bisa menjadi bekal dalam dunia kerja dan wirausaha.

Rangkaian Kegiatan dan Harapan
Pelatihan dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, laporan panitia oleh Kabid Dinas Pendidikan, sambutan pembuka, pemukulan tifa, dan ditutup dengan doa dan sesi foto bersama.
Kegiatan berakhir pada pukul 10.30 WIT dalam keadaan aman dan lancar. Selanjutnya, peserta akan mengikuti pelatihan teknis selama dua hari ke depan, di lokasi yang sama.
Pelatihan ini diharapkan mampu mencetak pemuda yang berdaya saing, inovatif, serta siap berkontribusi dalam pembangunan daerah menuju Indonesia Emas 2045.
( CD ) Tanimbar
