Ciptakan Suasana Belajar Menyenangkan di SPNF SKB Sikka Pamong Belajar Revistha Naga Luncurkan ” SI BISA”
Sikka. NTT. Sidik. Investigasi.Com
Satuan Pendidikan Nonformal (SPNF) SKB Sikka Flores NTT kembali berinovasi dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan bagi warga belajar.

Salah satu Pamong Belajar, Theresia Revistha Naga, S.Pd, yang mengampu mata pelajaran Bahasa Indonesia pada program Paket B, meluncurkan inovasi pembelajaran bertajuk “SI BISA” (Siswa Belajar dengan Asik).
Inovasi SI BISA memanfaatkan platform Wordwall.net, yaitu situs pembelajaran interaktif yang memungkinkan peserta didik belajar melalui berbagai permainan edukatif seperti kuis, teka-teki kata, roda keberuntungan, hingga mencocokkan kata dan gambar.
“Melalui pendekatan ini, warga belajar dapat memahami materi Bahasa Indonesia dengan cara yang lebih menarik, menantang, dan tidak membosankan.

“Saya ingin menghadirkan suasana belajar yang membuat siswa merasa senang dan aktif. Dengan game di Wordwall, mereka tidak hanya belajar teori, tetapi juga berlatih berpikir cepat dan memahami materi melalui permainan,” jelas Theresia Revistha Naga, S.Pd.
Kepala SPNF SKB Sikka, Yosefa Paulina D. Kolin, S.Pd, memberikan apresiasi atas kreativitas tersebut. Ia menilai bahwa SI BISA merupakan contoh nyata penerapan pembelajaran yang inovatif dan relevan dengan karakteristik warga belajar masa kini.
“Inovasi ini sederhana namun berdampak besar. Warga belajar menjadi lebih antusias dan berani mencoba. Ini sejalan dengan semangat pendidikan kesetaraan yang mendorong belajar sepanjang hayat,” ujar Yosefa.

Melalui SI BISA, lanjut Yosefa, SKB Sikka membuktikan bahwa pembelajaran di pendidikan nonformal juga dapat dikemas secara digital, kreatif, dan menyenangkan. Inovasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi Pamong Belajar lainnya untuk terus menciptakan metode pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan peserta didik.
Dengan SI BISA, tambahnya warga belajar di SKB Sikka kini benar-benar dapat membuktikan bahwa belajar itu bukan sekadar kewajiban, tetapi juga kesenangan.
Yuven Fernandez, Sikka NTT
